Finding
Catatan Kaki J. Kristiadi dari Disertasi Dr. Ahrie Sonta
Dr Ahrie Sonta di tengah kesibukannya yang luar biasa melakukan tugas rutin dan tugas ad hoc, ia berhasil menguasai secara mendalam teori-teori filzafat yang menjadi referensi filosofis dan teoritik disertasinya. Hal itu nampak dari jawaban yang cedas dan lugas dari pertanyaan-pertanyaan (yang kadang “menjebak”) yang disampaikan oleh para penguji, promorotor dan ko-promotor secara bergiliran. Misalnya, pertanyaan tentang hubungan antara Ilmu Kepolisian dengan Konsep Habitus dari Pierre Bourdieu.
Hal itu berarti Dr Ahrie Sonta mempunyai bakat dan kecerdasan prima sehinggga dalam kesibukannya masih mempunyai ruang melakukan komptemplasi tentang isyu-iysu yang bekaitan dengan perilaku organisasi Polri, sehinga menemukan akar permasakahnnya. Ia sangat menghayati korelasi antara konsep habitus dan problem fundamental yang dihadapi oleh Kepolisian. Oleh sebab itu Dr. Ahrie Sonta tidak hanya berteori, melainkan mampu menterjemahkan filosifi dan gagasan besar Pierre Bourdieu menjadi kebijakan yang operasional.
Maka, disertasi ini sebaiknya dijadikan Buku, tentu dilakukan editing seperlunya, agar narasi besar, gagasan, konsep serta resep yang ditawarkan oleh Dr. Ahrie Sonta untuk melakukan reformasi Polri, tidak hanya berhenti pada niat, retorika dan parsial; melainkan konsep yang utuh karena memunyai ladasan filofis yang mendakam dan dapat di pertanggungjawabkan. Bahkan disertasi ini ini dapat menjadi acuan menata pengelolaan organisasi kekuasaan yang setelah 20 tahun reformasi politik malah semakin amburadul.
Penyebab utamanya adalah absennya niat baik para pemutus politik. Disertasi ini juga memberikan resep menghadirkan Ruh Niat Baik. Sehingga kalau ide-ide dalam disertasi ini menjadi acuan pembenahan tertin politik di Indonesia, hampir dapat dipastikan semua Peraturan perundangan ,mulai dari tingkat nasional sampai local, mempunyai RUH dan SEMANGAT untuk mewujudkan kesejahtaran rakyat; bukan pasal-pasal mati karena hanya merupakan produk transaksasi kepentingan politik.
Terakhir, disertasi ini bukan hanya penting dan wajib dibaca karena substansinya sangat relevan dalam konteks Pemolisian Yang Berbudaya, melainkan juga relevan sebagai cakrawala untuk menata tata kelola kekuasaan negara yang berdasarkan kedaulatan rakyat (demokrasi). Selain itu disertasi ini juga sangat nikmat dibaca karena akan membawa pembaca tenggelam dalam lautan pemikiran yang amat dalam tentang membanguan kualitas manusia dan perilaku organisasi yang berfungsi melayani masyarakat.
Selamat kepada dr. Ahrie Sonta, dan juga Selamat kepada Promotor dan Ko-Promotor yang berhasil menggali potensi Dr. Ahrie Sonta sehingga semakin kemilau.
Jakarta, 10 Juni 2018.
J. Kristiadi is a Senior Fellow at the Centre for Strategic of International Studies (CSIS) Jakarta. He is currently the Secretary of the Board of Directors of CSIS Foundation. He is also a lecturer in Atma Jaya University and a visiting lecturer in SESKO TNI and State Administration Institution (LAN).
